Menjadi Kaya dalam 40 Hari
Menjadi Kaya dalam 40 Hari
Seorang buruh tani disuatu ladang perkebunan bertestimoni. Beberapa tahun yang silam, ketika bensin masih Rp. 2.000,- dia menghadiri satu majelis ilmu yang bertutur tentang keutamaan bersedekah.
Dikantongnya ada uang Rp. 1.000,-. Dia tertarik bersedekah. Namun dia bingung sebab bensinnya hampir habis, sedianya uang seribu rupiah ini akan dibelikan bensin. Namun akhirnya dia memilih bersedekah uang seribu rupiah yang dia miliki. Sambil berharap Allah mau bermurah hati tidak membuat motor vespanya mogok ditengah jalan. Berat dorongnya.Namun apa yang terjadi ternyata dia sendiri sudah bisa menebak, ketika baru saja jalan motornya sudah ndut-endutan, tanda bensinnya tiris habis. Akhirnya kejadian motornya benar-nemar mogok. Dia pelihara hatinya agar tidak ngedumel, tidak berkeluh kesah dan teta berbaik sangka kepada Allah.
Allah memang Maha Menepati Janji-Nya. Justru peristiwa mogok motornya itu jadi berkah buat dia. Dia ketemu dengan kawan lamanya yang bukan saja membelikan dia bensin, tetapi juga kawannya itu menghadiahkan uang tunai sebesar Rp. 1 Juta.
Sayangnya, dia adalah seperti kita juga. Barangkali, yang berhenti samai testimoni itu saja.
Menarik memang. Tapi andai dia terusin lagi, subhanallah tambah menarik lagi. Tentu status “buruh tani”, tidak lagi dia sandang sebab sudah berubah menjadi kaya lahir dan batin.
Maksudnya apa? Maksudnya, andai siburuh tani tadi mau berbagi lagi dari uang Rp. 1 juta tersebut, misalnya separuhnya, atau Rp. 500 ribunya, maka Allah akan melipatgandakan menjadi Rp. 5 juta. Lalu Rp. 5 juta disedekahkan lagi separuhnya, maka akan menjadi Rp. 25 juta. Disedekahkan lafi separuhnya, maka akan berlipat menjadi Rp. 125 juta, dan seterusnya.








