Pendopo Kabupaten Kendal
A pendopo is a fundamental element of Javanese architecture; a large pavilion-like structure built on columns. Either square or rectangular in plan, it is open on all sides and provides shelter from the sun and rain, but allows breeze and indirect light. The word pendopo is a variant on the Sanskrit word mandapa (’hall’
.
….. pendopo are common ritual spaces primarily intended for ceremony, and also for a variety of purposes such as receiving guests in the compounds of wealthy Javanese, and even as cottage industry work spaces.
http://en.wikipedia.org/wiki/Pendopo
Atau
Pendopo (berasal dari kata ‘mandapa’ dari bahasa Sanskerta yang artinya bangunan tambahan) adalah bagian bangunan yang terletak di depan bangunan utama. Pada bangunan keraton biasanya terdapat pendopo berupa bangunan terletak di depan ‘dalem’ (bangunan utama). Pendopo biasanya berbentuk bangunan tanpa dinding dengan tiang/pilar yang banyak. Pendopo juga sering terdapat pada bangunan masjid.
http://id.wikipedia.org/wiki/Pendopo
Pendopo menurut saya adalah perwujudan dari budaya silaturahmi, musyawarah gotong royong atau apalah yang mengakar dalam budaya Jawa.
Tidak hanya kraton, kabupaten, kawedanan atau sampai kelurahan, didareah saya banyak rumah yang memiliki pendopo. Di pendopo ini biasanya sang tuan rumah menerima tamunya. Pendopo bisa menjadi tempat berkumpulnya masyarakat untuk sekedar bersilaturahmi atau bermusyawarah untuk memecahkan suatu permasalahan. Hal yang mungkin tidak pernah terjadi sekarang ini.
Pagi ini saya membuka situs Pemerintah Kabupaten Kendal dan menemukan foto tentang pendopo Kabupaten Kendal dulu dan sekarang.
Pendopo tempat saya dulu mencari “jangkrik”, pendopo dulu tempat saya mengikuti acara-acara Hari Anak Nasional (saat SD) dan pendopo tempat dulu saya mengantar Alm. Bapak saya berangkat kerja.
Berikut ini foto-fotonya
- foto atas adalah Pendopo Kabupaten Kendal 1812
- foto tengah adalah Pendopo Kabupaten Kendal 1970
- foto bawah adalah Pendopo Kabupaten Kendal sekarang
Popularity: 2% [?]
.




















Belajar dan berbagi untuk kesejahteraan bersama.
Wah ternyata ahli sejarah juga ya? akt paling seneng nongkrong dipendopo, soalnya adem buanged apalagi bareng doƬ ehmm!
Pendopo sekarang tidak senyaman dulu mas … mau masuk saja sudah dihadang satpol PP, tamu harap lapor … kalo laporannya mau pacaran nggak boleh masuk
weh…bisa dapat kalpataru dari pak bupati kendal nih
Pak bupatinya masuk penjara Bang … Kasus korupsi… Aneh juga PAD kecil masih juga dikorupsi… Kasus…
Yang ada sekarang bu wakil bupati …
kapan-kapan mau maen ke kendal ah..
Ok oom, kabarin ya … sekalian bareng Fachia juga, kebetulan tanggal 27 Juni InsyaAllah kita mau pindah kerumah sendiri …
iya bro..ngikut donk kalo main ke sana..skalian bayarin
wah..gitu ya..
tapi biasanya klo pejabat laki hoby korupsi , pejabat perempuan hoby selingkuh …hehehe…suer ,pengalaman ku lihat temen2 kantor dan atasanku dulu waktu jadi orang kantoran
no comment he he
wah.. fotonya bagus.. foto yg kedua tuh bagus.. coba yang masa sekarang itu kaya foto kedua.. pasti unik banget..
Iya.. sekarang jalan tengah itu kehalang patung kuda, trus jalannya jadi 2 sisi, untuk masuk dan keluar.
bentuknya hampir mirip ya… hehe perlu memang melestarikan sejarah bangsa
Iya mas .. budaya bangsa harus dilestarikan .. tahun 2007 atapnya masih sirap, tapi sekarang sudah ganti pakai genteng berglazur kayaknya..
Terima kasih mas Anang sudah mampir nich …
oh., Kendal to, di Riau juga pake istilah pendopo tuh..
eh,, Pekanbaru ultah lho sekarang..
Selamat ulang tahun Pekan Baru
Great pictures, I cant tell what it is about but great pictures, I subscribed and if you would like to subscribe to my blog I would appreciate it.